Radarnusantaranews
Semarang – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Samsat Semarang III dengan menggandeng personel dari Korps Brimob Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kolaborasi ini bertujuan menciptakan suasana pelayanan yang aman, tertib, serta mengedepankan sikap ramah dan sopan kepada wajib pajak.
Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kota Semarang tersebut menampilkan para Duta Pelayanan yang secara langsung membantu masyarakat dalam proses administrasi kendaraan bermotor, mulai dari informasi pembayaran pajak, pengisian berkas, hingga pengaturan antrean agar lebih tertib dan nyaman.
Kehadiran personel Brimob tidak hanya berfungsi sebagai unsur pengamanan, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang sedang mengurus kewajibannya.
Dengan pendekatan humanis, para petugas turut membantu memberikan arahan dan memastikan pelayanan berjalan cepat, transparan, dan tanpa kendala.
Kanit Regident Polrestabes Semarang, AKP Widiastuti, menyampaikan bahwa pelayanan yang baik merupakan kunci meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.
“Melalui kehadiran Duta Pelayanan ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan yang jelas, cepat, dan nyaman. Pelayanan yang ramah adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, S.H., M.H., menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, Samsat, dan unsur Brimob merupakan wujud pelayanan humanis kepada masyarakat.
“Kami tidak hanya hadir untuk pengamanan, tetapi juga untuk membantu dan melayani. Harapannya masyarakat merasa lebih aman, tertib, dan semakin sadar pentingnya taat administrasi kendaraan,” tegasnya.
Masyarakat yang hadir pun menyambut positif kegiatan tersebut. Selain merasa lebih aman dan tertib, mereka juga mengapresiasi sikap petugas yang komunikatif serta sigap membantu setiap kebutuhan wajib pajak.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin meningkat, sekaligus mendorong kesadaran untuk taat pajak demi mendukung pembangunan daerah.
(Asj)

