Radarnusantaranews
Semarang – Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang kembali menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pemersatu organisasi kemasyarakatan melalui kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) pengurus. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis dalam mempersiapkan agenda penting organisasi, yakni pemilihan Ketua FKSB periode 2026–2030.
Bertempat di Hotel Siliwang Semarang, kegiatan yang berlangsung pada Jumat, (10 /4/2026) ini dihadiri oleh Dewan Pembina, Dewan Penasehat, serta jajaran pengurus FKSB Kota Semarang. Hadir pula perwakilan dari Pemerintah Kota Semarang, Polrestabes Semarang, perwakilan Kodim, serta tokoh-tokoh ormas se-Kota Semarang yang turut memberikan dukungan terhadap jalannya organisasi.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi Halal Bihalal, di mana seluruh peserta saling bersalaman dan bermaafan sebagai bentuk memperkuat ukhuwah serta membangun komunikasi yang harmonis antar elemen ormas.
Memasuki agenda inti, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi pengurus yang membahas secara khusus persiapan pemilihan Ketua FKSB Kota Semarang periode 2026–2030.
Dalam Rakor tersebut, para pengurus mendiskusikan mekanisme pemilihan, jadwal pelaksanaan, serta kriteria calon ketua yang diharapkan mampu membawa FKSB semakin solid dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Ketua FKSB Kota Semarang, Dr. H. AM. Juma’i, dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Ia berharap pemilihan ketua mendatang dapat berjalan demokratis, transparan, dan menghasilkan pemimpin yang amanah.
Sementara itu, Sekretaris FKSB, Asyrofi Aziz, menegaskan bahwa Rakor ini menjadi langkah awal dalam menyusun tahapan pemilihan yang terstruktur dan matang.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan organisasi dan mampu melibatkan seluruh unsur secara aktif,” ujarnya.
Diskusi dalam Rakor berlangsung dinamis, dengan berbagai masukan dari peserta terkait tata cara pemilihan, penguatan peran ormas, serta pentingnya menjaga netralitas dan persatuan selama proses berlangsung. Seluruh peserta sepakat bahwa pemilihan ketua bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat arah dan visi besar FKSB ke depan.
Melalui kegiatan ini, FKSB Kota Semarang berharap dapat terus menjaga soliditas internal serta meningkatkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan aparat dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.
(Red)

