BEP Pembina Yayasan Al-Fatihah Serahkan 20.000 Mushaf Al-Qur’an kepada Pemkot Semarang

Radar nusantara.my.id

Semarang – Yayasan Al-Fatihah menyerahkan sebanyak 20.000 mushaf Al-Qur’an kepada Pemerintah Kota Semarang untuk didistribusikan kepada masyarakat. Penyerahan berlangsung di Masjid Al-Mutohar, Jalan Tirtoyoso, pada Jumat malam (20/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pembina yayasan Al-Fatihah, Bambang Eko Purnomo, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, untuk kemudian disalurkan kepada warga di seluruh Kota Semarang.

Agustina Wilujeng menyampaikan apresiasi atas kontribusi sosial tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Al-Fatihah atas pemberian 20.000 Al-Qur’an untuk warga Kota Semarang. Ini adalah bentuk kepedulian sosial yang luar biasa. Saya berharap melalui pembagian ini, makin tumbuh semangat untuk membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, gerakan pembagian Al-Qur’an ini menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional yang direncanakan berlangsung di Semarang pada September 2026.

“Kota Semarang akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Oleh karena itu, mari kita mantapkan kesiapan spiritual kita sejak sekarang. Mari berbenah, tunjukkan bahwa Semarang adalah kota yang nyaman, jalannya bersih, dan warganya sangat ramah kepada pendatang. Semoga semangat mengaji ini menghidupkan suasana syiar di seluruh sudut kota,” imbuhnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Al-Fatihah Bambang Eko Purnomo menyampaikan bahwa program wakaf Al-Qur’an ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung peningkatan literasi keagamaan di tengah masyarakat. Ia berharap mushaf yang dibagikan dapat dimanfaatkan oleh warga, masjid, musala, serta lembaga pendidikan sebagai sarana memperkuat pemahaman nilai-nilai Al-Qur’an.

“Kami ingin Al-Qur’an semakin mudah diakses oleh masyarakat. Semoga bantuan ini membawa manfaat, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan generasi yang mencintai serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an,” tuturnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh jamaah dan masyarakat yang hadir, sekaligus menjadi simbol sinergi antara lembaga sosial dan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan religius dan harmonis di Kota Semarang.

(Asj)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *