Lawan Wereng, Jaga Harapan Panen! Babinsa Koramil Poncowarno Dampingi Petani Lindungi Sawah dari Serangan Hama

RADARNUSANTARAnews

KEBUMEN – Komitmen TNI AD dalam menjaga ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Babinsa Koramil 14/Poncowarno Kodim 0709/Kebumen, Sertu Muhwantoro, bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Kelompok Tani Muji Rahayu, Ibu Agustin, melaksanakan pendampingan penyemprotan pengendalian hama wereng di area persawahan Desa Poncowarno, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen, pada Senin (29/6/2026). Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi tanaman padi agar tetap tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal.

Dengan mengenakan perlengkapan kerja di tengah hamparan sawah yang menghijau, Babinsa bersama petugas pertanian turun langsung menyemprotkan pestisida pada lahan yang mulai terindikasi serangan wereng. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman bagi para petani, tetapi juga menjadi penyemangat dalam menghadapi ancaman organisme pengganggu tanaman yang berpotensi menurunkan produktivitas hasil panen.

Sertu Muhwantoro mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang selalu dilakukan jajaran Kodim 0709/Kebumen. Menurutnya, keberhasilan petani merupakan keberhasilan bersama, karena sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan bangsa. Oleh karena itu, setiap potensi gangguan terhadap tanaman harus diantisipasi sedini mungkin melalui kerja sama antara TNI, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.

Sementara itu, PPL Kelompok Tani Muji Rahayu, Ibu Agustin, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan pertanian di wilayah binaannya. Sinergi yang terjalin dinilai mampu mempercepat penanganan berbagai permasalahan di lapangan, sekaligus meningkatkan semangat petani dalam merawat tanaman hingga masa panen tiba.

Melalui pendampingan yang berkesinambungan, Kodim 0709/Kebumen berharap produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Poncowarno terus meningkat. Semangat kebersamaan antara TNI, penyuluh pertanian, dan masyarakat menjadi bukti bahwa menjaga ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, melainkan ikhtiar bersama demi mewujudkan Indonesia yang semakin kuat, mandiri, dan sejahtera.

(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *