RADARNUSANTARAnews
KEBUMEN – Bentangan gelagar baja yang mulai berdiri kokoh di atas aliran sungai Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi masyarakat. Kamis (2/7/2026), proses pembangunan jembatan beton terus dikebut dengan semangat gotong royong, menghadirkan bukti nyata bahwa sinergi TNI bersama rakyat mampu melahirkan karya besar yang bermanfaat bagi kehidupan.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang 15 meter dengan lebar 2 meter, membentang di atas sungai selebar 13 meter. Konstruksi dirancang setinggi 4,5 meter dengan kapasitas beban hingga 10 ton, sehingga mampu memberikan akses yang aman bagi masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun saat debit air sungai meningkat pada musim penghujan.
Saat ini pembangunan telah memasuki tahap pemasangan gelagar baja (WF), pemasangan pembatas jembatan, pengecoran lantai beton beserta rabat jalan menuju jembatan, serta peninggian tembok penahan tanah (TPT) menggunakan pasangan batu. Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap untuk memastikan kualitas konstruksi yang kuat, aman, dan memiliki daya tahan tinggi.
Jembatan yang berada di titik koordinat -7.618182° LS dan 109.559283° BT ini akan menjadi akses vital bagi sekitar 1.000 jiwa atau 250 Kepala Keluarga. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, sekaligus meningkatkan roda perekonomian masyarakat Desa Wonorejo dan sekitarnya.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, jembatan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Setiap gelagar baja yang terpasang, setiap adukan beton yang mengeras, serta setiap batu yang tersusun pada tembok penahan tanah merupakan hasil dari semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian demi menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
Jembatan Wonorejo kelak akan menjadi lebih dari sekadar penghubung dua tepian sungai. Ia akan menjadi penghubung harapan, penggerak roda kehidupan, dan simbol bahwa bersama rakyat, TNI terus hadir membangun negeri. Dari desa, pengabdian diwujudkan dalam karya; dari kebersamaan, lahir masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.
(Red)

